10 Jenis Makanan Ekstrim Di Thailand

10 Jenis Makanan Ekstrim Di Thailand – Thailand sangat punya banyak makanan unik dan ekstrim yang bisa buat anda tidak bernafsu makan. Bicara soal kuliner ekstrim, T merupakan salah satunya di kawasan ASEAN. Di Indonesia terkenal dengan ulat sagu, Kamboja dengan tarantula dan Thailand juga punya yang aneh-aneh. Harganya pun lumayan bersahabat dengan isi kantong para traveler. Berikut ini adalah 10 makanan ekstrim yang ada di Thailand :

1. Kai Yiew Ma

Kai Yiew Ma

Kai Yiew Ma, sekilas memang tampak seperti telur biasa. Tapi jika sudah dibuka, mungkin kamu akan mual saat melihatnya. Kai Yiew Ma adalah sebuah telur bebek yang sudah menjadi embrio. Akan terlihat calon-calon bebek, meski yang baru terlihat hanyalah kepala dan sebagian kakinya.

Telur bebek ini diawetkan dalam campuran tanah liat, abu, garam, kapur dan sekam padi. Bagi warga Thailand kuliner yang satu ini rasanya cukup lezat. Tertarik untuk mencobanya? Kai Yiew Ma dapat kamu temukan dengan mudah di Pasar Warorot. Jika anda berkunjung ke Thailand, cobalah kuliner yang satu ini.

2. Larb Mote Daeng

Larb Mote Daeng

Jika diibaratkan dengan level, maka makanan aneh di Thailand ini ada yang di paling bawah. Semut merah goreng ini rasanya lezat, begitu kalau menurut orang-orang Thailand. Cara makannya adalah dengan dicampurkan irisan mangga atau dengan cabe dan bawang jika mau yang pedas. Konon, semut merah goreng mengandung banyak protein.

3. Goong Ten

Goong Ten

Arti harafiah dari goong ten adalah udang menari. Maka jangan heran jika binatang ini disajikan hidup-hidup. Berupa salad, goong ten akan disajikan di mangkuk logam. Udang-udang kecil yang bening itu akan berusaha bergerak-gerak (dengan sia-sia tentunya) untuk membebaskan diri.

Alasan menyukai hidangan ini: Saya akui, sesendok salad ini terasa menghibur sekaligus lezat. Saat digigit, udang ini akan mengeluarkan rasa asin dan ditutup dengan kerenyahan yang menyenangkan.

4. Mok Huak

Mok Huak

Mungkin, kuliner ekstrem yang satu ini membuat Anda berpikir puluhan kali untuk menyantapnya. Bayangkan, satu porsinya yakni belasan kecebong yang sudah digoreng dan ditaruh di atas piring. Beberapa malah, sudah terlihat kaki yang menyerupai kaki katak. Konon, kecebong diyakini memiliki kandungan protein yang tinggi. Agar tidak tambah terkesan jijik, biasanya kecebong akan digoreng bersama sambel yang membuat orang akan lahap menyantapnya. Mau?

5. Fried Worms

Fried Worms

Frieds Worms, dalam bahasa Indonesia adalah cacing goreng. Ya, hewan melata yang menjijikkan tersebut biasa digoreng untuk dijadikan camilan oleh masyarakat di Thailand. Terdengar sangat menjijikkan bukan? Akan tetapi makanan ini cukup diminati bagi warga Thailand.

Daging cacing dianggap bergizi, karena terdapat sumber protein dan karbohidrat serta detoksifikasi. Camilan cacing goreng biasanya digoreng dengan bumbu bawang putih. Jika ingin mencobanya, kamu bisa dengan mudah menemukannya di beberapa bar lokal yang ada di Thailand.

6. Larb Leuat Neua

Larb Leuat Neua

Makanan ini berisi daging sapi mentah dengan taburan daun mint. Seakan tidak cukup berdarah, hidangan daging sapi ini ditambah lagi dengan siraman saus kental berupa darah mentah. Selama ini kita selalu dinasihati untuk tidak makan daging mentah dengan darah mentah, tapi hidangan ini membalikkan semua nasihat tersebut.

Nah, makanan ini juga cukup menjadi favorit bagi warga Thailand nih. Agar tidak terasa amis lagi, mereka terbiasa menambahkan air jeruk nipis ke dalam Raw Beef Salad ini. Rasa yang tersediapun ada bermacam-macam, seperti kemangi, bawang merah dan juga mint.

Alasan menyukai hidangan ini: Tak ada yang lebih maskulin daripada makan darah berbumbu dipasangkan dengan segelas bir dingin.

7. Ant Eggs

Ant Eggs

Ada lagi telur semut, yang turut masuk ke dalam daftar makanan teraneh yang ada di Thailand. Telur dan pupa semut dikonsumsi karena mengandung sumber protein yang sangat tinggi. Selain itu, telur semut juga mengandung vitamin B1 dan juga vitamin B2.

Telur semut biasanya dimasak sebagai salad atau soup. Karena megandung asam asetet, telur semut juga sering digunakan sebagai pengganti jus lemon atau cuka pada beberapa masakan Thailand. Waah, kira-kira makanan ini rasanya lezat atau tidak yaa.

8. Som Tam Hoy Dong

Som Tam Hoy Dong

Berupa tiram yang difermentasi, direndam lagi dengan saus kental warna merah darah. Tidak hanya orang asing, orang Thailand pun sering tidak berani menyantap hidangan yang berpotensi besar menyebabkan orang terkena diare ini.

Alasan menyukai hidangan ini: Dari kebanyakan penggemar, saya melihat mereka yang menyukai makanan ini sudah menyukai rasa kerang terfermentasi sejak kecil.

9. Fried Bugs

Fried Bugs

Di beberapa bagian daerah di Indonesia ada camilan bernama ‘Belalang Goreng’. Hal serupa, di Thailand ada lebah yang dijadikan sebagai snack atau makanan ringan. Lebah-lebah yang sudah ditangkap akan digoreng kering hingga menjadi garing seperti keripik.

Camilan renyah ini dapat ditemukan dengan mudah di Khao San Road, Bangkok atau di Weekend Walking Street yang berlokasi di Chiang Mai. Biasanya selain lebah, ada beberapa serangga lain yang juga dijadikan keripik, seperti jangkrik, kumbang air, cacing sutra dan juga belalang.

10. Yam Kai Yeow Maa

Yam Kai Yeow Maa

Salad Thai ini memiliki campuran telur bebek yang sudah menghitam dan mengenyal karena proses pengawetannya. Kedengaran menjijikkan? Untuk sebagian orang, hidangan ini terasa betul-betul menjijikkan. Telurnya akan terasa seperti kapur, bahwa Anda sebenarnya sedang memakan sesuatu yang sudah harus dibuang beberapa waktu lalu.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.