Basashi

10 Kuliner Aneh Yang Ada Di Jepang

10 Kuliner Aneh Yang Ada Di Jepang РPada umumnya masyarakat Jepang memang dikenal sebagai orang-orang yang memiliki kreativitas tinggi. Kreativitas ini didukung dengan fasilitas dan teknologi canggih sehingga banyak produk luar biasa yang kita kenal di produksi di Negara Jepang. Tidak hanya dilihat dari segi teknologi, kreativitas masyarakat ini juga banyak dituangkan pada bidang kuliner di Jepang.  Zaman sekarang ini banyak sekali kita temukan kuliner-kuliner unik namun lezat yang berasal dari negeri Jepang ini.

1. Basashi

Basashi

Basashi adalah jenis makanan yang terbuat dari daging kuda namun disajikan secara mentah. Basashi bisa kita jumpai pada provinsi Kumamoto, Nagano, Oita, dan juga Tohoku. Masyarakat Jepang sangat menyukai jenis kuliner unik ini. Saking sukanya, bahkan mereka juga memproduksi es krim dengan rasa yang sama. Sangat kreatif bukan.

2. Hachinoko

 Hachinoko

Hachinoko adalah cemilan Jepang yang terbuat dari larva ulat. Biasanya cafe-cafe lokal di Jepang akan menghidangkan hachinoko apabila makanan kecil lainnya seperti kacang telah habis dimakan pengunjung. Karena terbuat dari larva, hachinoko sangat kaya akan kandungan protein. Konon katanya, almarhum Kaisar Hirohito gemar sekali makan hachinoko yang dimakan dengan nasi dan dibumbui kecap serta gula.

3. Shirako

Shirako

Jika di lihat sekilas, makanan ini menyerupai usus sapi yang disajikan mentah-mentah. Namun, shirako sebenarnya merupakan bagian genital dari ikan yang mengandung sperma. Shirako sangat populer sebagai salah satu menu yang dihidangkan pada beberapa bar di Jepang.

4. Inago no Tsukudani

Inago no Tsukudani

Inago diartikan dalam bahasa Indonesia berarti belalang. Sedangkan itu, tsukudani adalah kecap manis yang direbus bersama dengan mirin, sejenis bumbu yang mengandung alkohol. Jadi, Anda bisa membayangkan bagaimana bentuknya inago no tsukudani. Di Jepang, makanan ini populer di provinsi Yamagata, Nagano, serta Gunma.

5. Kujira Iruca

Kujira Iruca

Di Jepang, kujira adalah daging paus sedangkan iruca adalah daging lumba-lumba. Lho? Daging paus dicampur dengan daging lumba-lumba? Makanan ini memang terdengar aneh dan tidak lazim. Tapi jangan salah, kedua jenis daging tersebut menjadi salah satu menu sashimi andalan di beberapa restoran di Jepang. Daging-daging tersebut juga banyak dijual di supermarket-supermarket di Jepang.

6. Natto

Natto

Natto merupakan makanan yang terbuat dari kedelai yang difermentasi dan memiliki bau yang sangat tajam. Natto yang sangat lengket ini biasa disajikan sebagai salah satu menu sarapan orang Jepang.

7. Fugu

Fugu

Ikan buntal ini terkenal karena kelezatan dari dagingnya. Tapi kalian harus berhati-hati karena kulit dan organ ikan ini mengandung banyak racun. Jika kalian terkena racunnya, otot kalian tidak akan bekerja, kesadaran akan berkurang, dan menyebabkan sesak nafas yang berhujung kematian. Untuk memakan ikan ini maka perlu pengolahan yang benar. Semua bagian yang beracun harus dibuang. Maka dari itu hanya beberapa restoran saja yang menyajikan makanan ini, karena dibutuhkan koki yang ahli dalam mengolah ikan ini. Karena orang Jepang sudah sejak lama mengkonsumsi ikan beracun, maka mereka sudah banyak menemukan cara untuk mengolah makanan ini. Paling umum biasanya diasjikan di menu sashimi, atau direbus dengan sayuran (dikenal dengan nama techiri), atau digoreng dengan tepung (kara-age).

8. Shirouo no Odorigui

Shirouo no Odorigui

Makanan yang satu ini merupakan makanan yang terbuat dari ikan Shirouo, ikan yang sangat kecil dan transparan, yang dimakan hidup-hidup. Shirouo seolah menari-nari (odorigui) di dalam mulut ketika kamu memakannya.

9. Zazamushi

Zazamushi

Zazamushi adalah makanan yang terbuat dari serangga air. Makanan ini bisa kamu temukan di restoran-restoran di Jepang maupun di supermarket dalam bentuk kalengan. Zazamushi berasal dari kata mushi yang berarti serangga yang hidup di sungai yang mana seringkali membuat suara ‘zaazaa’ ketika air sungai tersebut mengalir

10. Shiokara

Shiokara

Shiokara merupakan makanan laut yang difermentasi. Rasa shiokara sangat asin dan juga berbau amis.