Sate Landak Indonesia

Landak adalah hewan pengerat (Rodentia) yang memiliki rambut yang tebal dan berbentuk duri tajam. Hewan ini ditemukan di Asia, Afrika, maupun Amerika, dan cenderung menyebar di kawasan tropika. Landak merupakan hewan pengerat terbesar ketiga dari segi ukuran tubuh, setelah kapibara dan berang-berang. Hewan ini agak “membulat” serta tidak terlalu lincah apabila dibandingkan dengan tikus. Karena rambut durinya, hewan lain yang mirip namun bukan pengerat, seperti hedgehog dan landak semut (Echidna), juga dikenali sebagai “landak”.

Landak secara umum adalah herbivora, dan menyukai daun, batang, khususnya bagian kulit kayu. Karena hal inilah banyak landak dianggap sebagai hama tanaman pertanian. Meskipun demikian, orang juga menjadikan landak sebagai salah satu bahan pangan. Sate landak merupakan salah satu menu khas dari Kabupaten Karanganyar.

Landak yang biasa dikenal orang adalah Hystrix, namun secara umum landak juga dipakai untuk menyebut anggota dari suku/famili Erethizontidae (landak Dunia Baru, marga: Coendou, Sphiggurus, Erethizon, Echinoprocta, dan Chaetomys) dan Hystricidae (landak Dunia Lama, marga: Atherurus, Hystrix, dan Trichys).

Bagi petani keberadaan landak (Hystrix brachyuran) kerap diburu hingga dimusnahkan lantaran dianggap mengganggu dan merusak tanaman.

Memasak daging landak seperti mengolah daging sate pada umumnya. Daging landak yang sudah dicabut bulu yang menyerupai jarum besar ini kemudian ditusuk lalu dibakar hingga matang, tanpa diberi olesan apa pun sebelumnya. Kemudian daging yang matang berukuran sebesar dua ruas jari ini dicampur dengan bumbu hasil racikan

Tekstur daging landak hampir sama seperti daging kambing. Namun, serat dagingnya lebih halus. Jika ditambah irisan jeruk nipis dan tomat serta bawang merah, rasa sate ini menjadi segar saat disantap.
Setelah daging matang, tusukan sate landak tersebut dihidangkan bersama potongan lontong dan ditaburi dengan bumbu kacang, kecap, dan irisan bawang merah. Untuk mempercantik penyajian, juga diberikan lalap irisan tomat, ketimun, dan daun selada.

Selain itu, jika dimakan, daging landak berkhasiat untuk kesehatan. Hati landak jika dibakar berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit asma. Sedangkan daging dan ekornya untuk vitalitas alias membuat ‘senjata’ pria yang loyo menjadi perkasa.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.