Kalong adalah anggota bangsa kelelawar (Chiroptera) yang tergolong dalam marga Pteropus familia Pteropodidae, satu-satunya familia anggota subordo Megachiroptera. Kata “kalong” seringkali digunakan alih-alih kelelawar dalam percakapan sehari-hari, walaupun secara ilmiah hal ini tidak sepenuhnya tepat, karena tidak semua kelelawar adalah kalong. Kalong terutama merujuk pada kelelawar pemakan buah yang berukuran besar. Kelelawar buah terbesar, sekaligus kelelawar terbesar, adalah kalong kapauk Pteropus vampyrus yang bisa mencapai berat 1.500 gram, dan bentangan sayap hingga 1.700 mm.

Dalam bahasa Inggris kalong biasa dikenal sebagai Giant Fruit Bats atau Flying Foxes. Kalong menyebar di Asia tropis dan subtropis (termasuk di anak benua India), Australia, Indonesia, pulau-pulau di lepas pantai timur Afrika (tetapi tidak di daratan benuanya), serta di sejumlah kepulauan di Samudra Hindia dan Pasifik.

Ekologi
Kalong hanya memakan buah-buahan, bunga, nektar, dan serbuk sari; ini menjelaskan mengapa kalong terbatas penyebarannya di wilayah tropis. Kalong memiliki mata yang besar sehingga mereka dapat melihat dengan baik dalam keadaan kurang cahaya. Indra yang secara utama digunakan untuk navigasi adalah daya penciumannya yang tajam. Kalong tidak mengandalkan diri pada daya pendengaran seperti halnya kelelawar pemakan serangga yang menggunakan ekholokasi. Kalong sering mencari makanannya sampai jauh, hingga sejauh 40 mil dari tempatnya tidur.
Pada umumnya jenis kalong tidur dalam kelompok besar di pohon-pohon yang tinggi; pada pohon mati atau pada ranting-ranting yang gundul tak berdaun.

Olahan makanan daging kelelawar memang tak lazim dikonsumsi oleh masyarakat luas. Hal ini mengingat hewan malam ini memiliki taring dan tampak jijik. Namun, ditangan ahli kuliner makanan ekstrim, kesan menyeramkan menjadi tak tampak. Malah berganti menjadi mekanan penuh selera dan menggoda untuk disantap. Misalnya dibuat sup, sate, tongseng,

Di beberapa daerah di Indonesia, memakan kalong adalah hal yang biasa dan bermanfaat bagi kesehatan.

  • Menyembuhkan asma
  • Menyembuhkan alergi
  • Menyembuhkan penyakit kulit
  • Menyembuhkan gatal-gatal
  • Meredakan sakit tenggorokan
  • Meningkatkan stamina
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Mengatasi keriput-keriput karena penuaan dini
  • Mempertahankan elastisitas kulit
  • Mengatasi kulit kering dan terkelupas

Ini Dia Kuliner Ekstrim di Dunia – Kini dengan zaman yang serba modern ini segala macam masakkan telah semakin berkembang dan juga inovasi yang dikreasikan menjadi salah satu makanan yang nikmat dan juga lezat. Meskipun banyak orang menyebutkan bahwa makanan itu adalah sebuah karya seni sehingga dapat dikembangkan dengan berbagai macam olahan.

Bukan hanya itu setiap daerah ataupun negara mempunyai masakan khas daerah atau negara itu masing-masing yang menjadi makanan utama maupun makanan favorit. Namun apabila makanan yang disajikan ini tidak pada biasanya karena bahan olahan yang digunakan merupakan bahan yand sedikit menjijikan namun mempunyai cita rasa yang lezat.

Setiap orang yang hobi ingin menikmati berbgaai macam kuliner di nusantara maupun berbagai daerah tentu akan merasa tertantang untuk menikmati makan yang terbilang ekstrem. Sebagian orang bahkan menyukai tantangan dengan ingin mencoba makanan yang belum pernah ia coba.

Berikut beberapa makanan ekstrim yang ada didunia yang mungkin membuat berminat untuk menikmatinya, karena kuliner ini merupakan makanan paling populer dinegara makanan ini disajikan.

1. Haggis (Skotlandia)
Nah untuk makanan ekstrem yang pertama ini merupakan msakan khas dari Skotlandia. kuliner yang satu ini terbuat dari bahan utama jeroan domba seperti bagian poaru dan hati yang dicincang-cincang kemdian dibungkus dengan lambung domba dan direbus selama 3 jam hingga semua isi dan juga lambung domba sebagai pembungkus bisa matang dengan sempurna.

2. Ular Derik Goreng (Amerika Serikat)
Untuk makanan ekstrim berikutnya yaitu, ular derik gireng yang merupakan menu makanan dari kota Texa, Amerika Serikat yang paling hits. Meskipun terdengar mengerikan karena terbuat dari daging ular derik yang terkenal sengai salah satu ular paling mematikan didunia. Untuk pengolahan daging ular derik ini, dimana racun dan juga darah dari ular sudah dibersihkan dan daging ularnya direndam dengan susu lalu dibalur dengan keping jagung lalu digoreng.

3. Larva Semut (Meksiko)
Kuliner yang satu ini juga tidak kala ekstrem lainnya dimana makanan yang satu ini terbuat dari larva semut yang hampir menetas. Masakkan khas dari Meksiko ini juga merupakan salah satu makanan favorit disejumlah restaurant di Meksiko. di negara Amerika bagina selatan ini mengolah larva semut ini menjadi caviar dan Risotto.

4. Sashimi Ikan Fugu (Jepang)
Nah, kalau yang satu ini mungkin anda sudah pada tahu makanan yang satu ini. Jepang memang terkenal dengan sajian daging ikan mentahnya yang sering kita sebut dengan Sashimi. Sashimi biasanya menggunakan daging ikan tuna ataupun salmon. Namun apa jadi nya bikla ikan yang digunakan ini adalah ikan fugu atau yang sering kita sebut dengan ikan buntal yang beracun. Namun di Jepang, ikan buntal ini disajikan dengan mentah dan juga menjadi salah satu menu makanan paling mahal di Jepang.