Resep Semur Bebek – Apakah anda belum pernah mencoba menu lezat yang satu ini? Buat anda penggemar daging bebek, masakan ini termasuk salah satu hidangan bebek yang patut dicoba. Untuk membuat resep semur bebek ini memang bumbu-bumbu yang diperlukan cukup bervariasi.

Baca juga: Resep Tomyam Kerang Kuah Sayuran

Maka tidak heran masakan yang dihasilkanpun bercitarasa komplit, manis, asin, dan sedikit pedas, yang pasti sangat nikmat. Hidangan ini dapat dinikmati oleh semua umur dan dapat dihidangkan di segala acara. Daripada penasaran berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak semur bebek yang nikmat.

Bahan-bahan Semur Bebek

– 1 ekor bebek, potong-potong
– 1 sdt garam
– 4 sdm kecap manis
– 1 buah jeruk nipis
– air secukupnya

Bumbu utuh:

– 4 cm lengkuas, potong jadi dua dan memarkan
– 3 cm jahe, memarkan
– 3 batang serai, memarkan
– 3 lembar daun salam
– 4 buah cengkeh

Bumbu halus:

– 4 siung bawang putih
– 8 siung bawang merah
– 4 butir kemiri
– 1/2 biji pala
– 1 sdt merica
– 1 sdt jinten
– 2 sdt garam

Proses Pembuatan Resep Semur Bebek

1. Lumuri bebek dengan garam dan jeruk nipis. Biarkan hingga kurang lebih 20 menit.
2. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, lengkuas, daun salam, jahe dan cengkeh, tumis hingga harum dan matang.
3. Masukkan bebek dan aduk rata dengan bumbu. Tumis bolak balik sesekali.
4. Tuang air dan kecap manis. Masak hingga bebek matang dan empuk.
5. Sajikan hangat dengan taburan bawang goreng dan nasi hangat. Semur bebek siap dinikmati.

Resep Semur Jengkol Enak – Kita tentu sudah tidak asing dengan sayur yang satu ini, yaitu sayur jengkol. Sayur jengkol merupakan sayuran yang mudah di temukan di sekitar kita, karena tanaman ini dapat beradaptasi di lingkungan tropis seperti di Indonesia ini. Kita dapat dengan mudah menemukan sayuran ini di pasar, bahkan dijual oleh tukang sayur keliling.

Baca juga:

Cita rasa sayur jengkol ini sangat enak dan lezat jika dimasak dengan baik dan benar. Selain mempunyai cita rasa yang enak dan lezat, sayur jengkol juga mempunyai banyak kandungan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Sayur jengkol juga dapat dimasak berbagai macam jenis masakan. Namun kali ini kita akan membahas mengenai resep semur jengkol.

Keunggulan lain makanan ini ialah cara memasaknya yang tidak terlalu sulit, dan bahan-bahannya yang mudah ditemukan karena menggunakan rempah-rempah nusantara. Walaupun makanan ini terbilang cukup murah meriah. Namun cita rasa masakan ini tidak kalah dengan masakan lainnya. Hal itu terbukti banyaknya usaha kuliner yang menyajikan masakan ini sebagai menu andalannya. Nah supaya pembahasan kita tidak melebar terlalu jauh. langsung simak artikel ini.

Bahan-bahan

– 500gr Jengkol Tua
– 2cm Lengkuas
– 2 lembar daun salam yang sudah dicuci
– 1 batang serai, memarkan
– 3 lembar daun jeruk tanpa tulang daun
– Kecap manis secukupnya
– 1/4 sdt merica bubuk
– Garam secukupnya
– Gula pasir secukupnya
– Penyedap rasa secukupnya
– Air secukupnya
– Minyak secukupnya

Bumbu Halus

– 3 butir kemiri sangrai
– 3 siung bawang putih
– 5 butir bawang merah
– 2 buah cabe merah besar
– 25 buah cabe rawit hijau
– 2cm kunyit

Proses Pembuatan

1. Rebus engkol dalam air yang mendidih sampai matang dan empuk.
2. Angkat rebusan jengkol lalu beri air dingin.
3. Kupas kulit jengkol yang sudah direbus, kemudian pipihkan dengan cara digeprek, lalu sisihkan sejenak.
4. Tumis bumbu yang dihaluskan dengan sedikit minyak sampe harum.
5. Masukan lengkuas, batang serai, daun,, jeruk, daun salam, dan aduk sampai layu.
6. Tuangkan air secukupnya lalu diamkan sampai mendidih.
7. Masukan jengkol yang sudah digeprek kedalam bumbu, aduk sebentar kemudian tutup bagian atasnya.
8. Diamkan jengkol sampai benar-benar matang hingga kuah menyusut dan bumbu meresap.
9. Tambahkan kecap manis, gula pasir, garam, dan penyedap rasa.
10. Aduk sampai bumbu tercampur rata.

Trites (Pagit-pagit)

Batak Karo adalah suku asli yang mendiami dataran tinggi Karo. Nama suku ini dijadikan nama kabupaten yang berada di Sumatera Utara yang dinamai Kabupaten Karo. Suku Karo mendiami dataran tinggi karo (karo gugung), Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Suku karo juga memiliki bahasa tersendiri yang disebut Bahasa Karo, dan memiliki salam khas, yaitu Mejuah-juah.

Salah satu warisan masakan khas dari Tanah Karo adalah Pagit-pagit atau sering juga disebut dengan nama Trites. Masakan yang satu ini biasanya dihidangkan pada acara-acara tertentu saja seperti acara syukuran panen raya masyarakat karo atau sering disebut dengan pesta kerja tahun atau Merdang Merdem. Pesta kerja tahun ini biasanya dilakukan sekali setahun, setelah masyarakat karo selesai melakukan panen padi. Untuk melengkapi acara ini biasanya menghidangkan masakan pagit-pagit tersebut

Bahan utama pembuatan pagit-pagit ini diambil dari rumput yang ada di lambung sapi saat disembelih. Tapi jangan salah, rumput ini belum jadi kotoran karena rumput ini diambil bukan dari usus besar sapi, kerbau atau kambing melainkan rumput ini masih segar karena ketika kerbau atau sapi memakan rumput maka rumput yang baru dimamah di mulut sapi, kerbau atau kambing akan ditelan dan dimasukan kedalam lumbung penyimpanan (perut besar) dan kemudian akan dimamah kembali, baru rumput tersebut akan dimasukan kebagian pencernaan.

Isi lambung sapi atau kerbau ini tentunya berasal dari rerumputan dan dedaunan yang telah dimamah biak hewan ini. Meski sudah hancur, pakan ini belum melewati proses pencernaan penuh sehingga belum dikeluarkan sebagai kotoran.

Sebagian kalangan tetap menganggap isi lambung kedua itu adalah kotoran muda. Namun kalangan lainnya menganggap bahan masakan khas ini merupakan rerumputan yang selulosanya sudah terurai menjadi karbohidrat-glukosa sehingga bernutrisi tinggi.

Dalam pembuatannya, isi lambung sapi atau kerbau atau kambing diolah sedemikian rupa bersama daging, kikil dan tulang. Kelapa, jeruk purut, serai, cabai, bawang putih, bawang merah, kunyit, asam, garam ditambahkan. Rempah-rempah digunakan untuk mengurangi aroma tajam khas lambung sapi.

Setelah jadi, trites berasa pahit, makanya juga disebut pagit-pagit (yang artinya pahit-pahit). Makanan ini dipercaya dapat mengobati maag, melancarkan sistem pencernaan, dan menambah nafsu makan.

Trites biasa disajikan pada saat pesta budaya, seperti perayaan merdang merdem (pesta tahunan), pesta pernikahan, pesta panen, dan pesta memasuki rumah baru. Masakan ini merupakan menu favorit dan suguhan pertama yang diberikan kepada orang yang dihormati.